Postingan

PIAGAM GUMI SASAK MEMUPUK KESADARAN SUKU SASAK

Gambar
Suku sasak tak bisa dipungkiri merupakan suku yang besar dan mempunyai sejarah panjang yang membentuk jati diri suku sasak itu sendiri. Namun seiring waktu berjalan dengan jati diri yang dimiliki seakan tertutupi oleh kebudayaan luar yang meresap disamping sifat budaya yang fleksibel. Kehidupan bersuku memang sulit karena membutuhkan suatu pemikiran dan kepentingan bersama dalam melangkah jika tidak menginginkan adanya pecah belah antar angota suku. Perkembangan zaman memang menggerus semua masyarakat dan seakan lupa akan jati dirinya sendiri. Pendirian sangat diperlukan ketika kebanyakan orang berkiblat pada kebudayaan barat. Hal ini yang membuat para pemikir suku sasak resah dan tergerak hatinya untuk melakukan suatu gerakan penyadaran tentang jati diri suku sasak yang sebenarnya. Harapan yang terkandung dalam kegitan ini antara lain: 1.       Menyadarkan serta mengingatkan siapa masyarakat suku sasak itu sebenarnya, 2.     ...

NYONGKOLAN

NYONGKOLAN ADAT PERNIKAHAN SUKU SASAK DI LOMBOK, NTB.       Nyongkolan adalah salah satu dari serangkaian kegiatan yang ditempuh oleh pasangan muda mudi di Lombok apabila ingin menikah. Hal pertama yang mereka lalui adalah dimulai dari proses perkenalan. Ya, proses perkenalan yang biasa disebut dengan pacaran memang umum terjadi di Lombok. Apabila lelaki tertarik terhadap wanita, maka lelaki sasak akan berkunjung ke rumah wanita sasak untuk bertamu atau dalam bahasa sasak disebut midang. Selanjutnya, apabila mereka sudah memutuskan untuk menuju ke tahap selanjutnya maka wanita sasak akan memberi janji kepada sang lelaki untuk menjemptunya pada hari yang telah mereka tetapkan. Wanita sasak haruslah meminta persetujuan dari ibunya terlebih dahulu. Namun tidak memberitakan sepatah katapun kepada ayahnya. Apabila tanggal yang telah ditentukan tiba, maka dari pihak lelaki haruslah datang menjemput wanita, bukan untuk maling, mencuri wanita seperti pemahaman yang lumrah dik...

SENSEK

Gambar
SENSEK Alat Tenun sasak           Sensek merupakan alat tenun tradisional sasak yang lahir sejak berabad-abad yang lalu. Masyarakat sasak masih menggunakan sensek untuk membuat kain tenunan. Tradisi nyensek (menenun) ini telah dilakukan turun-temurun dari generasi ke-generasi. Tradisi ini sempat pudar karena pengaruh zaman sekarang yang semakin modern, namun pemerintah tidak tinggal diam dan secara sigap mengambil tindakan agar tradisi yang merupakan jati diri masyarakat sasak ini tidak punah ditelan zaman.