PIAGAM GUMI SASAK MEMUPUK KESADARAN SUKU SASAK



Suku sasak tak bisa dipungkiri merupakan suku yang besar dan mempunyai sejarah panjang yang membentuk jati diri suku sasak itu sendiri. Namun seiring waktu berjalan dengan jati diri yang dimiliki seakan tertutupi oleh kebudayaan luar yang meresap disamping sifat budaya yang fleksibel. Kehidupan bersuku memang sulit karena membutuhkan suatu pemikiran dan kepentingan bersama dalam melangkah jika tidak menginginkan adanya pecah belah antar angota suku.
Perkembangan zaman memang menggerus semua masyarakat dan seakan lupa akan jati dirinya sendiri. Pendirian sangat diperlukan ketika kebanyakan orang berkiblat pada kebudayaan barat. Hal ini yang membuat para pemikir suku sasak resah dan tergerak hatinya untuk melakukan suatu gerakan penyadaran tentang jati diri suku sasak yang sebenarnya.
Harapan yang terkandung dalam kegitan ini antara lain:
1.      Menyadarkan serta mengingatkan siapa masyarakat suku sasak itu sebenarnya,
2.      Masyarakat melakukan pemfilteran dari sagal kebudayaan yang datang,
3.      Mengajak masyarakat untuk melestarikan dan merawat tradisi dan kebudayaan agar tidak punah,
4.      dan memupuk pendirian yang teguh dalam membela martabat budaya.

Berikut kutipan pendapat dari Narasumber tentang piagam gumi sasak ini.

Murahim, S.Pd., M.Pd., berpendapat bahwa piagam gumi sasak bertujuan untuk meluruskan sejarah bangsa sasak yang telah banyak dirubah oleh penguasa dan kebudayaan yang telah melenceng dari semestinya. Oleh karena itu dibentuklah sebuah lembaga yang bernama rontal (rowot nusantara lombok) yang menyusun piagam gumi sasak tersebut.

 

Isi teks piagam gumi sasak.


PIAGAM GUMI SASAK
Bismillahirrohmanirrohim

Menjadi bangsa sasak adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah swt dan generasi mendatang. Menunaikan amanah sasak itu sejatinya merupakan mata rantai sejarah kemanusiaan melalui simbol-simbol yang diletakkan dalam pemikiran bangsa sasak yang terhampar di gumi paer. Simbol-simbol itu merupakan tanda-tanda yang terbaca yang membawa kembali menuju jati dirinya yang sebenarnya.
Perjalanan sejarah bangsa sasak diwarnai oleh hikmah yang tertuang dalam berbagai bencana yang menenggelamkan, mengapurkan, dan menistakan keluhuran budaya sasak. Berbagai catatan penekanan, pendangkalan makna, pengaburan jati diri, sampai pembohongan sejarah dengan berbagai kepentingan para penguasa yang masih berlangsung hingga saat ini melalui pencitraan budaya dan sejarah bangsa yang ditulis dengan perspektif dan kepentingan kolonialisme dan imperialisme modern. Hal itu telah membuat bangsa ini menjadi bangsa imperior yang tak mampu tegak diantara bangsa-bangsa lain dalam rangka menegakkan amanah kefitrahannya sebagai sebuah bangsa.
Sadar akan hal tersebut, kami anak-anak bangsa sasak mengumumkan piagam gumi sasak sebagai berikut:
Pertama     :Berjuang bersama menggali dan menegakkan jati diri bangsa sasak demi    kedaulatan dan kehormatan budaya sasak.
Kedua     :Berjuang bersama memelihara, menjaga, dan mengembangkan khazanah intelektual  bangsa sasak agar terpelihara kemurnian kebenaran, kepatutan, dan keindahannya sesuai dengan roh budaya sasak.
Ketiga     :Berjuang bersama menegakkan harkat dan martabat bangsa sasak melalui karya-karya kebudayaan yang membawa bangsa sasak menjadi bangsa yang maju dengan menjunjung tinggi nilai-nilai religiusitas dan tradisionalitas.
Keempat     :Berjuang bersama membangun citra sejati bangsa sasak baru dengan kejatidirian yang kuat untuk menghadapi tantangan peradaban masa depan.
Kelima     :Berjuang bersama dalam satu tatanan masyarakat adat yang egaliter, bersatu dan berwibawa dalam bingkai Negara kesatuan republik Indonesia.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan serta memberkahi perjalanan bangsa sasak menuju kemaslahatan seluruh umat manusia.

Mataram, 14 mulut tahun Jimawal 1437 Hijriyah
26 desember 2015

 

Kegiatan kesadaran budaya memang harus dilaksanakan oleh semua masyarakat yang memiliki kebudayaan yang menjadi jati diri kita.

SEMOGA BERMANFAAT

Komentar

  1. Akhirnya ketemu juga, memang susah kalo cari informasi lokal. Ini membuktikan perlunya blogger yang mengangkat tema lokal. Good job min! Bermanfaat sekali.

    BalasHapus
  2. it's give me a lot of new knowledge, thxxxxx

    BalasHapus
  3. Memjadi bangsa sasak adalah amanah

    BalasHapus
  4. Huhu semoga suku sasak menjadi suku yang jauh lebih baik lagi.. siq ke tunah gati sasak ♥

    BalasHapus
  5. bagus, langsung ditulis bunyi piagam.a di sini

    BalasHapus
  6. sasak yang sesungguhnya adalah ketika kita menghargai dan menjaga kemurniannya.

    BalasHapus
  7. Semoga kita semakin sadar dengan budaya tanah kelahiran kita

    BalasHapus

Posting Komentar